Rabu, 23 November 2011

KARAKTERISTIK MASYARAKAT PEDESAAN & MASYARAKAT KOTA

MASYARAKAT PEDESAAN
* Pengertian Masyarakat Pedesaan     
        Masyarakat pedesaan adalah masyarakat yang kehidupannya masih banyak dikuasai oleh adat istiadat lama. Adat istiadat adalah sesuatu aturan yang sudah mantap dan mencakup segala konsepsi sistem budaya yang mengatur tindakan atau perbuatan manusia dalam kehidupan sosial hidup bersama, bekerja sama dan berhubungan erat secara tahan lama, dengan sifat-sifat yang hampir seragam.
Istilah desa dapat merujuk arti yang berbeda-beda tergantung dari sudut pandangnya.
Secara umum desa memiliki 3 unsur yaitu :
1. Daerah dan letak dalam arti tanah yang meliputi luas, lokasi
2. Penduduknya dalam arti jumlah, struktur umur, mata pencaharian
3. Tata kehidupan dalam arti corak, pola tata pergaulan dan ikatan warga desa.
Ciri - Ciri Masyarakat Pedesaan :
 1. Sederhana
 2. Mudah curiga
3. Menjunjung tinggi
4. Kekeluargaan
5. Lugas
6. Tertutup dalam hal keuangan
7. Perasaan “minder” terhadap orang kota
8. Menghargai orang lain
9. Jika diberi janji, akan selalu diingat
10. Gotong-royong
11. Demokratis
12. Religius

MASYARAKAT KOTA

* Pengertian Masyarakat kota
        Masyarakat kota menurut definisi adalah masyarakat yang kehidupannya banyak dipengaruhi oleh perkembangan jaman seperti dari dampak globalisasi .Kehdupan masyarakat kota jelas berbeda dengan kehidupan masyarakat pedesaan .Masyarakat kota lebih dominan bersifat individual ,tidak terlalu adanya hubungan yang sangat erat antar masyarakat ,hal itu dikarenakan banyaknya perbedaan pendapat atau prinsip hidup antara yang satu dengan yang lainnya .

Ciri - Ciri Masyarakat Kota
Secara umum masyarakat kota memiliki karakteristik atau ciri-ciri sabagai berikut :
1. Kehidupan keagamaannya berkurang, kadangkala tidak terlalu dipikirkan karena memang kehidupan yang cenderung kearah keduniaan saja.
2. Orang kota pada umumnya dapat mengurus dirinya sendiri tanpa harus berdantung pada orang lain (Individualisme).
3. Pembagian kerja diantara warga-warga kota juga lebih tegas dan mempunyai batas-batas yang nyata.
4. Kemungkinan-kemungkinan untuk mendapatkan pekerjaan juga lebih banyak diperoleh warga kota.
5. Jalan kehidupan yang cepat dikota-kota, mengakibatkan pentingnya faktor waktu bagi warga kota, sehingga pembagian waktu yang teliti sangat penting, intuk dapat mengejar kebutuhan-kebutuhan seorang individu.
5. Perubahan-perubahan tampak nyata dikota-kota, sebab kota-kota biasanya terbuka dalam menerima pengaruh-pengaruh dari luar.

PERBEDAAN MASYARAKAT PEDESAAN DENGAN MASYARAKAT KOTA
Dari kedua pengertian diatas didapa perbedaan - perbedaan sebagai berikut :
 1 .Lingkungan Umum dan Orientasi Terhadap Alam 
 Masyarakat perdesaan berhubungan kuat dengan alam, karena lokasi geografisnyadi daerah desa. Penduduk yang tinggal di desa akan banyak ditentukan oleh kepercayaan dan hukum alam. Berbeda dengan penduduk yang tinggal di kota yang kehidupannya “bebas” dari realitas alam.
2 .Pekerjaan atau Mata Pencaharian 
Pada umumnya mata pencaharian di dearah perdesaan adalah bertani tapi tak sedikit juga yg bermata pencaharian berdagang, sebab beberapa daerah pertanian tidak lepas dari kegiatan usaha.
 3 .Ukuran Komunitas 
Komunitas perdesaan biasanya lebih kecil dari komunitas perkotaan.
Kepadatan Penduduk 
Penduduk desa kepadatannya lbih rendah bila dibandingkan dgn kepadatan penduduk kota,kepadatan penduduk suatu komunitas kenaikannya berhubungan dgn klasifikasi dari kota itu sendiri.
Homogenitas dan Heterogenitas 
Homogenitas atau persamaan ciri-ciri sosial dan psikologis, bahasa, kepercayaan, adat-istiadat, dan perilaku nampak pada masyarakat perdesa bila dibandingkan dengan masyarakat perkotaan. Di kota sebaliknya penduduknya heterogen, terdiri dari orang-orang dgn macam-macam perilaku, dan juga bahasa, penduduk di kota lebih heterogen.

Diferensiasi Sosial 
Keadaan heterogen dari penduduk kota berindikasi pentingnya derajat yg tinggi di dlm diferensiasi Sosial.
Pelapisan Sosial 
Kelas sosial di dalam masyarakat sering nampak dalam bentuk “piramida terbalik” yaitu kelas-kelas yg tinggi berada pada posisi atas piramida, kelas menengah ada diantara kedua tingkat kelas ekstrem dari masyarakat
 Refrensi :
http://gudangmakalah.blogspot.com/2009/02/makalah-ciri-masyarakat-desa_08.html
http://prayudi.staff.uii.ac.id/2008/09/22/karakteristik-masyarakat-desa
http://www.gudangmateri.com/2010/04/masyarakat-desa-dan-masyarakat-kota.html
http://achmadsaugi.wordpress.com/2009/12/11/masyarakat-perkotaan-dan-pedesaan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar